Jumat, 07 Juni 2013
Intro: JKT48 Phenomenon
Minggu, 10 Juni 2012
TUGAS 4: BAHASA INDONESIA 2 (LAPORAN BUKU)
Selasa, 05 Juni 2012
Menyikapi Kenaikan BBM
Media Jejaring Sosial dan Berbagai Dampaknya
Wabah Tomcat yang Sempat Meresahkan Warga
Senin, 19 Maret 2012
LEZATNYA KULINER BETAWI
Minggu, 18 Maret 2012
ANDROID SEMAKIN MENANCAPKAN TARINGNYA
Jumat, 09 Maret 2012
HARD SKILL DAN PERANANNYA
Rabu, 07 Maret 2012
PENTINGNYA MENGASAH SOFT SKILL
Senin, 05 Maret 2012
SEPAK TERJANG MOBIL KIAT ESEMKA, KARYA ANAK BANGSA
Minggu, 04 Maret 2012
TUGAS 3: BAHASA INDONESIA 2 (KESALAHAN PENALARAN)
- Kesesatan karena bahasa
- Kesesatan karena relevansi
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/filsafat_ilmu/bab6-penalaran.pdf
- http://id.wikipedia.org/wiki/Kesesatan
- http://www.slideshare.net/nur2008/modul-23-kesesatan-penalaran
Sabtu, 03 Maret 2012
TUGAS 2: BAHASA INDONESIA 2 (METODE PENALARAN)
- Metode induksi
- Generalisasi: proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu inferensi yang bersifat umum yang mencakup semua fenomena tersebut (mengumpulkan fakta-fakta khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum).
- Hipotesa dan teori: hipotesa merupakan semacam teori atau kesimpulan yang diterima sementara waktu untuk menerangkan fakta tertentu sebagai penuntun dalam meneliti fakta lebih lanjut, sedangkan teori merupakan azas yang umum atau abstrak yang diterima secara ilmiah dan sekurang-kurangnya dapat dipercaya untuk menerangkan fenomena yang ada.
- Analogi induktif: pola yang berisi mengenai perbandingan hal yang sama. Secara detail, merupakan proses penalaran yang bertolak dari suatu peristiwa khusus yang mirip satu sama lain, kemudian menyimpulkan bahwa apa yang berlaku untuk satu hal berlaku juga untuk hal lain.Bertujuan untuk dapat meramalkan kesamaan, menyingkapkan kekeliruan dan menyusun sebuah klasifikasi.
- Hubungan kausal: memiliki 3 pola, yaitu sebab ke akibat yang berlangsung dari peristiwa yang dianggap sebab menuju kesimpulan sebagai efek, akibat ke sebab yakni pola yang memulai dengan peristiwa yang menjadi akibat dan peristiwa tersebut akan dianalisa untuk dicari penyebabnya, akibat ke akibat yang bertolak dari akibat ke akibat yang lain tanpa menyebut sebab umum yang menimbulkan kedua akibat tersebut.
- Metode deduksi
- http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
- http://ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/18040/Deduksi.ppt
- http://ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/18039/Induksi.ppt
- http://id.wikipedia.org/wiki/Paragraf
- http://id.wikipedia.org/wiki/Entimem
- http://pksm.mercubuana.ac.id/new/elearning/files_modul/12035-4-447841845687.doc
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/filsafat_ilmu/bab6-penalaran.pdf
Jumat, 02 Maret 2012
TUGAS 1: BAHASA INDONESIA 2 (DEFINISI PENALARAN)
- Definisi penalaran secara umum
- Definisi penalaran berdasarkan kamus lengkap bahasa Indonesia
- Definisi penalaran menurut beberapa ahli
SUMBER:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/filsafat_ilmu/bab6-penalaran.pdf
- http://kamusbahasaindonesia.org/penalaran
- http://repository.upi.edu/operator/upload/t_mtk_0705902_chapter2.pdf
- Yasyin, Sulchan (1997). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Penerbit Amanah.
Minggu, 27 November 2011
TUGAS 3: BAHASA INDONESIA 1
1. Data publikasi
a. Judul : Tradisi Betawi Alami Kemunduran
b. Penulis : Djulianto Susianto
c. Penerbit : Surat kabar harian WARTA KOTA
d. Tanggal : 16 November 2011
e. No.halaman : 3
f. Tema : Kebudayaan
2. Sinopsis
Seni tradisi Betawi pernah memiliki tempat terhormat di kalangan masyarakat. Banyak sekali kesenian Betawi ini yang populer di masyarakat Jakarta, seperti gambang kromong dan tanjidor, ondel-ondel, lenong dan masih banyak lagi. Tapi, seiring perkembangan zaman, beberapa kesenian Betawi tersebut sudah terpinggirkan karena banyak masyarakat yang tak lagi menanggapnya dan terdesak oleh kesenian modern. Dulu, kesenian Betawi tersebut hidup karena dicukongi orang-orang non pribumi (Tionghoa) dan di kalangan pinggiran, kesenian Betawi ini ditopangi oleh orang pribumi yang berprofesi sebagai petani, pedagang, dan lain-lain. Kesenian ini bahkan juga pernah muncul di stasiun TV pada tahun 1970-an dengan membawa kesenian lenong sebagai acara utamanya.
Lambat laun kesenian Betawi ini mulai ditinggalkan. Banyak alasan yang menjadi penyebab mundurnya kesenian Betawi ini. Seperti dulu sempat ada pelarangan perayaan kesenian Betawi pada tahun 1950-an, kemudian pesatnya perkembangan Jakarta (hingga saat ini) yang menyebabkan para cukong Tionghoa pindah haluan, sementara di kalangan pinggiran (masyarakat asli) sudah banyak yang acuh untuk meneruskan kesenian Betawi ini. Jika seperti ini, apakah ke depannya kesenian Betawi ini akan benar-benar punah dan hanya menjadi sejarah.
1.
2.
3. Keunggulan
Artikel “Tradisi Betawi Alami Kemunduran” mengangkat tema dan isi yang sangat menarik, mengingat tradisi Betawi yang memang sudah sangat mengalami kemunduran dewasa ini. Penulis juga menyebutkan beberapa kesenian Betawi yang dahulu sangat populer di kalangan masyarakat, sehingga kita dapat mengetahui beberapa kesenian Betawi tersebut. Kemudian, penulis juga memaparkan bagaimana zaman-zaman keemasan kesenian Betawi ini sewaktu masih sangat populer dan menjadi hiburan rakyat nomor satu. Dengan membaca artikel ini, kita dapat mengetahui bagaimana kehidupan kesenian Betawi pada waktu kesenian ini menjadi hiburan yang pernah menempati tempat terhormat di kalangan masyarakat, hingga mengalami kemunduran pada masa-masa sekarang ini, dan menginformasikan bahwa kesenian Betawi ini merupakan kesenian asli warga Jakarta khususnya masyarakat asli Betawi itu sendiri.
4. Kelemahan
Pada pendeskripsian mengenai beberapa kebudayaan Betawi tersebut, penulis kurang menjelaskannya secara detil, sehingga kita tidak mengetahui semua kesenian tersebut. Penulis juga kurang mendeskripsikan bagaimana kehidupan masyarakat Betawi asli sewaktu zaman-zaman keemasan kesenian Betawi ini, sehingga kita hanya mengetahui sedikit informasi mengenai kehidupan masyarakat Betawi asli (pribumi), dikarenakan penulis lebih menitikberatkan pada kehidupan masyarakat Tionghoa yang dulu mencukongi tradisi Betawi ini, sehingga informasi mengenai masyarakat aslinya sangat kurang.
5. Pendapat Akhir
Artikel “Tradisi Betawi Alami Kemunduran” ini sangat perlu diangkat menjadi topik yang pantas untuk diperbincangkan. Mengingat kesenian ini merupakan warisan asli dari masyarakat Betawi asli yang pernah tinggal di Jakarta. Jika kita ingat, kesenian ini sangat populer pada zaman sebelum kemerdekaan, tahun 1970-an, 1980-an, bahkan tahun 1990-an. Ketika itu, terdapat stasiun TV yang menyiarkan salah satu kesenian dari kesenian Betawi ini, yaitu acara lenong. Bahkan, pada tahun 1990-an terdapat acara Lenong Rumpi yang memakai pakem-pakem dari kesenian lenong, meskipun dikemas dalam format yang berbeda (format acara TV) dari format lenong yang sebenarnya. Kesenian Betawi, yang dulu pernah menjadi hiburan nomor wahid di kalangan masyarakat Jakarta, dan menjadi sarana untuk menjalin hubungan kekerabatan antar warga, sekarang sudah termakan oleh zaman. Seni dari Barat menjadikan kesenian ini semakin terdesak dan semakin dilupakan dikarenakan masyarakat yang cepat bosan dengan pertunjukan yang berlarut-larut.
Mungkin, jika ditanyakan kepada kalangan anak muda Jakarta zaman sekarang: coba sebutkan beberapa kesenian Betawi? Pasti hanya sedikit yang masih benar-benar mengetahui kesenian-kesenian tersebut, atau mereka malah menjawab “tidak tahu”. Beberapa anak-anak muda zaman sekarang mungkin lebih memilih hiburan modern/kesenian modern seperti modern dance, break dance, dan lain sebagainya, jika dibandingkan kesenian tradisional seperti ondel-ondel dan tari cokek. Perlu adanya kerjasama antar masyarakat asli Betawi dan semua lembaga-lembaga yang bernaung di bawah Lembaga Kebudayaan Betawi, agar kesenian Betawi ini dapat dilestarikan dan bahkan dihidupkan lagi di zaman sekarang ini agar masyarakat lebih mengetahui mengenai kesenian asli warga Jakarta ini, dan juga agar benar-benar tidak punah dan dilupakan begitu saja. Semoga saja masih ada penerus-penerus yang akan menghidupkan kembali kesenian Betawi ini, warisan asli warga Betawi (Jakarta).
6. Lampiran

Sabtu, 22 Oktober 2011
TUGAS 2: BAHASA INDONESIA 1
Tugas softskill yang kedua ini mengenai; menganalisis kesalahan diksi yang terdapat pada sebuah tulisan/wacana. Dalam sebuah tulisan/wacana, pasti kita temukan kesalahan dalam penulisan, terutama kesalahan pada diksi ini. Kesalahan diksi tersebut dapat berupa; pemakaian kalimat yang tidak baku, kesalahan penulisan yang dapat membuat kesalahan nalar, penggunaan kalimat yang kurang efektif, dan penggunaan kata berpasangan yang tidak tepat. Berikut adalah contoh tulisan yang terdapat beberapa kesalahan diksi, dan analisis dari kesalahan tersebut untuk diperbaiki menjadi kalimat yang lebih benar.
TULISAN:
Sejarah Singkat PT Yokogawa Jepang
- Kelahiran PT Yokogawa Jepang
Pada 1915 Tamisuke Yokogawa mendirikan sebuah institute penelitian listrik di Tokyo. Kemudian, pada 1955 institut ini dijadikan asisten tehnik untuk alat-alat industri oleh perusahaan Amerika Serikat Foxboro. Sehingga berkembang menjadi perusahaan besar bernama Yokogawa-Helett Packard.
Yokogawa adalah perusahaan yang mempasarkan centum, sistem kontrol proses distribusi, yang pertama di dunia dan mengalami perkembangan dengan pesat. Kehadirannya di Indonesia awalnya hanya merupakan kantor perwakilan saja namun seiring dengan pembangunan di Indonesia dan pasar dan konsumen yang semakin berkembang mendorong Yokogawa mendirikan perusahaan Yokogawa di Indonesia dengan nama PT Yokogawa Engineering Indosesia yang berdiri pada 1994 dengan bidang usaha jasa rekayasa sistim kontrol untuk industri dan jasa perbaikan serta perawatan.
Selanjutnya, PT Yokogawa Indonesia Enggineering memperluas bidang usahanya sebagai importer umum, distributor dan agen pemegang merk Yokogawa. Akibat perluasan tersebut, PT Yokogawa merubah namanya menjadi PT Yokogawa Indonesia. Sampai saat ini PT Yokogawa memiliki jumlah karyawan sebanyak 130 orang termasuk dua tenaga ahli asli dari jepang.
- Visi Dan Misi PT Yokogawa Indonesia
Sebagai sebuah perusahaan besar, Yokogawa mentargetkan visi umum untuk dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui aktivitas yang luas. Sedangkan visi khusus perusahaan bertujuan mengkombinasikan antara pengabdian yang baik dengan keberanian dalam bermotivasi. Sementara itu misi PT Yokogawa yaitu:
- Menyediakan total solusi usaha kepada langganan untuk menunjang kebutuhan industri dengan mengoptimalkan kekuatan pengalaman Yokogawa secara menyeluruh dan fleksibel, disertai kwalitas enterprise technology solution.
- Meningkatkan keahlian tenaga-tenaga lokal sehingga menjadi perusahaan yang besar dan berkwalitas.
ANALISIS:
| No. | Salah Diksi | Perbaikan | Alasan |
| 1 | Tamisuke Yokogawa mendirikan sebuah institute penelitian listrik di Tokyo | Tamisuke Yokogawa membuat sebuah institute penelitian listrik di Tokyo | Kata “mendirikan” dapat membuat kesalahan nalar |
| 2 | Asisten tehnik | Asisten teknik | Kata “tehnik” merupakan kata yang tidak baku |
| 3 | …...untuk alat-alat industri oleh perusahaan Amerika Serikat Foxboro. Sehingga berkembang…. | …..untuk alat-alat industri oleh perusahaan Amerika Serikat Foxboro, sehingga berkembang…. | Karena antara 2 kalimat tersebut sebenarnya masih saling berhubungan, sehingga penggunaan tanda titik, seharusnya diganti dengan tanda koma |
| 4 | Perusahaan yang mempasarkan | Perusahaan yang memasarkan | Kata “mempasarkan” menjadi tidak baku, karena awalan /p jika bertemu pembentuk awalan me- akan luluh |
| 5 | Kehadirannya di Indonesia awalnya hanya merupakan kantor perwakilan saja | Kehadirannya di Indonesia awalnya hanya merupakan kantor perwakilan | Kata “saja” pada akhir kalimat, membuat kalimat terkesan tidak efektif |
| 6 | Merupakan kantor perwakilan saja namun seiring dengan pembangunan di Indonesia dan pasar | Merupakan kantor perwakilan saja, tetapi seiring dengan pembangunan di Indonesia dan pasar | Kata “namun” tidak tepat jika digunakan pada tengah-tengah kalimat, dan harus menggunakan tanda koma untuk pemisah antar kalimat tersebut |
| 7 | Konsumen yang semakin berkembang mendorong Yokogawa mendirikan perusahaan Yokogawa di Indonesia | Konsumen yang semakin berkembang membuat Yokogawa mendirikan perusahaan Yokogawa di Indonesia | Kata “mendorong” dapat membuat kesalahan nalar |
| 8 | Bidang usaha jasa rekayasa sistim kontrol | Bidang usaha jasa rekayasa sistem kontrol | Kata “sistim” merupakan kata yang tidak baku |
| 9 | Importer umum | Importir umum | Kata “importer” merupakan kata yang tidak baku (karena importer adalah bahasa asing) |
| 10 | Merubah namanya | Mengubah namanya | Kata “merubah” menjadi tidak baku, karena awalan /u jika bertemu pembentuk awalan me- akan luluh (karena berasal dari kata "ubah", bukan "rubah") |
| 11 | Mentargetkan visi umum | Menargetkan visi umum | Kata “mentargetkan” menjadi tidak baku, karena awalan /t jika bertemu pembentuk awalan me- akan luluh |
| 12 | antara pengabdian yang baik dengan keberanian dalam bermotivasi | antara pengabdian yang baik dan keberanian dalam bermotivasi | Penggunaan kata “dengan” tidak tepat untuk kalimat berpasangan “antara…” |
| 13 | Disertai kwalitas | Disertai kualitas | Kata “kwalitas” merupakan kata yang tidak baku |
| 14 | Perusahaan yang besar dan berkwalitas | Perusahaan yang besar dan berkualitas | Kata “berkwalitas” merupakan kata yang tidak baku |
